Bandung – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung resmi menggelar kegiatan Matrikulasi dan Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025, bertempat di Gedung Anwar Musaddad pada Rabu–Jumat, 20 Agustus 2025. Acara ini dibuka langsung oleh Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Rosihon Anwar, M.Ag., yang diwakili oleh Wakil Rektor II, Prof. Dr. Tedi Priatna, M.Ag.
Mengusung tema “Meneguhkan Lini Basis Kualifikasi Akademik Mahasiswa Pascasarjana Berorientasi Rahmat Bagi Semesta”, kegiatan tersebut diikuti oleh 928 mahasiswa baru, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Pascasarjana UIN SGD Bandung, Prof. Dr. Ahmad Sarbini, M.Ag., para Wakil Direktur, Kepala Biro, Ketua Program Studi, termasuk Ketua Prodi Magister Bimbingan Konseling Islam (BKI), Dr. Dadang Ahmad Fajar, M.Ag., serta para pejabat kampus dan tamu undangan lainnya.
Pesan Wakil Rektor II: Mahasiswa Harus Menjadi Profesional Unggul
Dalam sambutannya, Prof. Tedi Priatna menegaskan pentingnya mencetak mahasiswa yang unggul, inovatif, kompetitif, dan berorientasi pada nilai rahmatan lil ‘alamin. Menurutnya, pendidikan di UIN SGD Bandung tidak sekadar mengejar gelar akademik, tetapi juga membentuk profesional yang berintegritas.
“Mahasiswa harus dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar mampu menjadi profesional unggul di bidangnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan penerapan prinsip andragogic learning atau pendidikan orang dewasa yang menitikberatkan pada pengalaman belajar mahasiswa. Hal ini diharapkan mampu menciptakan etos akademik yang kuat serta lingkungan belajar yang kondusif.
Selain itu, ia mendorong terciptanya diskusi akademik yang sehat dan konstruktif di lingkungan kampus. Diskusi semacam ini dinilai penting untuk melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, serta meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa.
“Kami berkomitmen memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehingga mahasiswa Pascasarjana UIN Bandung dapat menjadi agen perubahan yang positif,” tegasnya.
Direktur Pascasarjana: Lima Pesan untuk Mahasiswa Baru
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN SGD Bandung, Prof. Ahmad Sarbini, menyampaikan lima pesan penting kepada para mahasiswa baru.
1. Ikhlas dalam Menuntut Ilmu
Ikhlas menjadi kunci keberhasilan akademik dan spiritual. Dengan niat yang lurus, mahasiswa dapat lebih fokus mengejar tujuan akademiknya.
2. Pemanfaatan Layanan Akademik
Pascasarjana UIN Bandung berkomitmen menyediakan layanan akademik terbaik agar mahasiswa merasa nyaman dan terbantu dalam proses perkuliahan.
3. Pilihan Program Studi yang Beragam
Mahasiswa diberikan keleluasaan memilih program studi sesuai minat dan bakatnya demi mendukung pencapaian karier di masa depan.
4. Teknik Penulisan Akademik
Prof. Sarbini menekankan pentingnya menguasai keterampilan menulis karya ilmiah dengan baik dan benar, karena hal ini menjadi salah satu indikator kesuksesan akademik.
5. Wawasan Keagamaan Islam
Sebagai institusi pendidikan Islam, UIN Bandung berkomitmen membekali mahasiswa dengan pemahaman keagamaan yang komprehensif agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Prodi BKI Diikuti 20 Mahasiswa Internasional
Ketua Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Dr. Dadang Ahmad Fajar, menuturkan bahwa Pascasarjana UIN SGD Bandung kini semakin terbuka terhadap rekognisi internasional. Hal ini terbukti dengan diterimanya 20 mahasiswa asing asal Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam di Prodi BKI.
Menurutnya, minat mahasiswa luar negeri tersebut menjadi bukti bahwa BKI UIN Bandung mampu bersaing di kancah global. Apalagi, di Malaysia program konseling Islam belum sepenuhnya tersedia, sehingga UIN Bandung menjadi rujukan untuk memperdalam bidang ini.
“Kerja sama internasional ini diharapkan dapat menambah khazanah keilmuan serta memperkuat reputasi UIN SGD Bandung di dunia akademik global,” jelasnya.
Menuju Kampus Berdaya Saing Global
Dengan terselenggaranya Matrikulasi dan Orientasi Pascasarjana UIN SGD Bandung 2025 yang diikuti lebih dari 900 mahasiswa, kampus ini menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi akademisi dan profesional unggul. Kehadiran mahasiswa asing juga menjadi langkah nyata menuju internasionalisasi kampus serta penguatan posisi UIN Bandung dalam percaturan pendidikan tinggi Islam di dunia.







