Bandung – Kegiatan kolaboratif internasional antara Prodi Magister Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan JKPPsiKUA Malaysia mendapat respons positif dari jajaran pimpinan kampus.
Prof. Dr. H. Dindin Solahudin, M.A., selaku Wakil Direktur III Pascasarjana yang membidangi kemahasiswaan, alumni, dan kerja sama, menilai program ini sebagai momentum emas dalam membangun sinergi nyata antara pengembangan akademik, pembinaan karakter mahasiswa, dan penguatan jejaring internasional.
“Apa yang dilakukan Prodi BKI ini sangat strategis. Ini bukan hanya soal forum keilmuan, tapi juga menyentuh aspek pembinaan kemahasiswaan dan penguatan identitas keilmuan Islam di level regional,” ujar Prof. Dindin, Senin (14/07/2025).
Lebih lanjut, Prof. Dindin menekankan bahwa kegiatan ini menjadi contoh ideal dari integrasi tiga fungsi utama Pascasarjana, yakni: Peningkatan kualitas akademik dan riset, Pembinaan karakter dan kepekaan sosial mahasiswa, serta Pembangunan jejaring kerja sama yang berkelanjutan.
“Kita melihat bagaimana mahasiswa tidak hanya duduk di kelas, tapi terjun langsung ke masyarakat. Mereka belajar berbicara dengan anak yatim, mendengarkan, bahkan mengelola emosi dan nilai—ini adalah pendidikan yang hidup,” tuturnya.
Prof. Dindin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wahana bagi mahasiswa Pascasarjana, khususnya BKI, untuk bertransformasi dari pencari ilmu menjadi duta nilai dan agen kerja sama internasional.
“Mereka berinteraksi langsung dengan delegasi dari Malaysia, membangun relasi akademik, dan memperkuat rasa percaya diri sebagai generasi konselor Islami yang siap bersaing secara global,” jelasnya.
Menutup wawancara, Prof. Dindin mengajak seluruh mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk menjadikan kegiatan ini sebagai inspirasi dalam berkarya dan berjejaring.
“Kita hidup di era konektivitas. Jangan puas hanya dengan gelar. Jadilah pembelajar aktif, kolaboratif, dan kontributif — bukan hanya untuk kampus, tapi juga untuk dunia Islam dan umat manusia,” pungkasnya. 





