Bandung – Forum internasional bertajuk Program Pengembangan Profesional Psikologi dan Penandaarasan resmi dibuka di Aula Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Senin (14/7/2025).
Pembukaan kegiatan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Dadan Rusmana, M.Ag., yang menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi keilmuan lintas negara di bidang konseling dan psikologi Islam.
Dalam sambutannya, Dr. Dadan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda akademik biasa, melainkan bagian dari ikhtiar besar membangun jejaring keilmuan yang berakar pada nilai, tapi berpandangan global.
“Di tengah kompleksitas zaman, konselor Islam harus hadir tidak hanya sebagai pendengar, tapi juga sebagai jembatan penyembuh lintas budaya dan nilai,” ujar Dr. Dadan di hadapan delegasi dari lebih 12 universitas Malaysia.
Kegiatan yang digelar oleh Prodi Magister Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) ini menjadi forum strategis dalam memperkuat peran akademisi dan praktisi konseling Islam menghadapi dinamika global.
Dr. Dadan juga mendorong agar forum ini tidak berhenti pada tataran diskusi, tetapi melahirkan inovasi nyata di bidang terapi Islami, pendidikan karakter, dan pengabdian masyarakat.
“Nilai-nilai lokal keislaman Indonesia punya kekuatan. Jika dikolaborasikan dengan pendekatan profesional dari negara tetangga, ini akan jadi model baru konseling dunia Islam,” tambahnya.
Pembukaan acara juga turut dihadiri oleh pimpinan Pascasarjana UIN Bandung, perwakilan JKPPsiKUA Malaysia, PABKI Indonesia, serta jajaran dosen dan para mahasiswa.
Forum ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan Islam, yang kini tidak lagi sebatas wacana, tapi sudah bergerak ke level implementasi nyata melalui program pertukaran, riset bersama, dan pelatihan lintas negara.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (18/7/2025) dengan serangkaian sesi ilmiah, praktik terapi, kunjungan sosial, hingga pertukaran budaya antara peserta dari Indonesia dan Malaysia.






